Pengantar Data Warehouse

Nama         : Dina Wahyuni Puteri
NIM : 1805551016
Dosen Pengampu : I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.
Mata Kuliah        : Data Warehouse
Program Studi : Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Udayana


Pengantar Data Warehouse
Dewasa ini perkembangan teknologi terbilang sangat pesat, segala sesuatu kebutuhan individu tidak bisa terlepas dari peranan teknologi. Teknologi tentu sangat berperan bagi segala aspek kehidupan, seperti halnya untuk proses pengolahan data dan juga informasi. Data dan informasi merupakan dua hal yang berbeda namun memegang peranan yang sangat penting, hal tersebut dikarenakan data dan informasi sudah sangat mendarah daging untuk semua aspek bidang terutama pada bidang Teknologi Informasi. Informasi merupakan suatu data yang diolah sedangkan data sendiri terdiri dari 3 jenis, diantaranya yaitu data terstruktur (database), kemudian data semi terstruktur (XML dan email), dan data tidak terstruktur (multimedia).
Data warehouse akan memfokuskan pada data terstruktur seperti contohnya yaitu database. Database menjadi suatu konsep dasar yang fundamental yang mencakup data dan juga informasi dimana database didefinisikan sebagai sekumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara sistematis dalam media penyimpanan elektronis yang mana penyimpanannya dilakukan secara bersama tanpa pengulangan yang tidak perlu untuk memenuhi kebutuhan. Data dan informasi tersebutlah yang tentunya nanti akan tersimpan dalam database.
 
Pengertian Data Warehouse menurut Para Ahli
Beberapa para ahli mencetuskan mengenai definisi dari data warehouse, diantaranya yaitu Tokoh Bill Inmon dan Ralph Kimball. Pengertian menurut Bill Inmon dan Ralph Kimball yaitu sebagai berikut
1.         Bill Inmon
William Harvey Inmon (W.H. Inmon) atau lebih dikenal dengan Bill Inmon merupakan salah satu tokoh penting dalam perkembangan dunia Teknologi Informasi, khususnya pada bidang database dan juga data warehouse, sehingga beliau disebut sebagai Bapak Database dan juga Bapak Data Warehouse. Bill Inmon berpendapat mengenai ide data warehouse yang digunakan untuk penggudangan data dari berbagai sumber data. Bill Inmon menyatakan bahwa data warehouse didefinisikan sebagai sekumpulan data yang memiliki enam buah sifat atau karakteristik berupa berorientasi subject (Subject Oriented), terintegrasi (Integrated), berorientasi kepada proses (Process Oriented), Time Variant, dapat diakses dengan mudah (Accesible), dan bersifat Non Volatile. Pendapat tersebut dicetuskan oleh Bill Inmon pada tahun 1970 dan paling banyak digunakan.
 2.        Ralph Kimball
Ralph Kimball mendefiniskan data warehouse sebagai sebuah sistem untuk proses pengumpulan suatu data transaksional dari berbagai sumber data, yang mengutamakan adanya 2 hal yaitu Query dan juga analisa data.

Jenis Data pada Data Warehouse
           Data transaksional, data analitical, dan data historis merupakan beberapa jenis data yang terdapat dan diperlukan pada data warehouse. Data transaksional merupakan suatu data yang digunakan untuk kebutuhan operasional yang menjalankan perintah DML (Data Manipulation Language) seperti perintah select, insert, update, serta delete. Kemudian data analitical merupakan suatu data yang digunakan untuk menentukan taktik serta strategi yang akan digunakan. Konsep dari data transaksional dan juga data historis sangatlah berbeda, dimana konsep dari data transaksional ketika terjadi perubahan data, maka data sebelumnya akan ditimpa dengan data baru, sedangkan konsep dari data historis ketika terjadi perubahan maka data sebelumnya tidak akan ditimpa melainkan dibuatkan entri baru. Fungsi dari data historis ini yaitu untuk mempermudah pertanggung jawaban data, kemudian untuk menampung semua data yang nantinya dapat digunakan untuk melakukan analisa, untuk mengetahui perkembangan data tiap waktu, untuk melakukan prediksi kejadian yang akan terjadi di masa depan, agar data tersebut dapat diolah di waktu yang tepat sesuai dengan kebutuhan, serta untuk mengetahui detail adanya pertambahan dan perubahan data dan nantinya dapat dibandingkan.

Peranan dan Penerapan Data Warehouse
       Data warehouse berperan penting dalam 3 hal utama yaitu pada proses pelaporan, kemudian analisis data, pengambilan keputusan dan juga penentuan strategi. Peranan dari data warehouse sangat beragam di segala bidang. Peran dari data warehouse dari berbagai bidang dapat didefinisikan sebagai berikut.
    a.    Bidang Perbankan
           Digunakan untuk mempermudah proses transaksi, analisa nasabah, pelaporan dan BI.
    b.    Bidang Industri
           Digunakan untuk melakukan segala aktivitas yang berhubungan dengan ERP.
    c.    Bidang Pemerintahan
           Digunakan untuk sistem E-Goverment dan Smart City.
    d.    Bidang Bisnis
           Digunakan untuk proses jual beli dan marketing.    
    e.    Bidang Transportasi
           Digunakan dalam maskapai penerbangan.
          Salah satu penerapan dari data warehouse yaitu pada Business Intelligence yang mana data warehouse berperan untuk proses pengolahan data guna menghasilkan informasi sesuai dengan tujuan yang telah dicanangkan.


            Data warehouse pada Business Intellegence berfungsi sebagai proses pengolahan data, dimana sumber-sumber dari data yang digunakan berasal dari Database, ERP (Enterprise Resource Planning), CRM (Customer Relationship Management), dan juga files yang nantinya akan melalui proses ETL  (Extract Transform Load)sehingga dapat menghasilkan tujuan untuk reporting, Ad-Hoc Reporting, dan juga OLAP Analysis.


Referensi
I Putu Agus Eka Pratama. Handbook Data Warehouse. Penerbit Informatika. Bandung. 2017.

Komentar

Postingan Populer